Abdurrahman Shaleh Sebut DPRD Sultra Mitra Strategis Pemprov

Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Shaleh (kedua dari kiri) memimpin rapat paripurna memperingati HUT ke-59 Provinsi Sultra di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kamis (27/4/2023). Tampak Gubernur Sultra, Ali Mazi (kiri), Wakil Ketua DPRD Sultra, Herry Asiku (kedua dari kanan) dan Jumarding (kanan). Foto/ist
Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdurrahman Shaleh (kedua dari kiri) memimpin rapat paripurna memperingati HUT ke-59 Provinsi Sultra di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kamis (27/4/2023). Tampak Gubernur Sultra, Ali Mazi (kiri), Wakil Ketua DPRD Sultra, Herry Asiku (kedua dari kanan) dan Jumarding (kanan). Foto/ist

Kendari, Bentara Timur – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menapaki usia 59 tahun. DPRD Sultra menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-59 Provinsi Sultra di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Kamis (27/4/2023).

Di usia lebih setengah abad ini, pembangunan infrastruktur dan pemerintahan Sultra terus berkembang dan maju, terutama di masa pemerintahan Gubernur Ali Mazi dan Wakil Gubernur Lukman Abunawas (AMAN).

Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh mengatakan, kesuksesan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dalam pembangunan daerah tak lepas dari dukungan dan sinergisitas stakeholder. Termasuk dukungan dari DPRD Sultra.

“DPRD mitra strategis Pemprov. DPRD akan terus mendukung sepanjang memiliki asas manfaat bagi daerah dan bersifat konstitusional,” kata pria yang akrab disapa ARS itu

ARS juga menyegarkan ruang memori peserta rapat paripurna, bahwa kebersamaan pasangan AMAN dengan DPRD dimulai sejak Oktober 2019 ketika anggota DPRD Sultra periode 2019-2024 dilantik. Seiring perjalanan waktu, kebersamaan tersebut telah berada dipenghujung waktu.

Menurut perundang-undangan, kata ARS sekira awal September 2023, masa jabatan duet AMAN sebagai gubernur dan Wakil Gubernur Sultra akan berakhir.

“Di luar dari ketentuan tersebut, isyarat mengenai masa-masa akhir pengabdian pasangan AMAN dapat kita rasakan dari berbagai sinyal yang diberikan pasangan ini,” ujarnya.

Sinyal yang dipancarkan pasangan AMAN semakin terasa resonansinya sejak awal tahun 2023. Sinyal tersebut adalah kode jika duet AMAN telah berada di tahun akhir masa pengabdian.

Satu dari sekian kode yang dapat dimaknai adalah tema HUT ke-59 Sultra tahun ini yakni ‘Aman Sukses Membangun Sultra’. Tema yang ringkas, kata Abdurrahman Shaleh, tapi secara filosofis kandungannya padat dan paradigmatik. Tema seperti itu menggambarkan kode tentang arah perjalanan puncak dari suatu pengabdian.

ARS bilang, perjalanan puncak pada setiap pucuk pimpinan daerah adalah perjalanan akhir 5 tahun. Jika tema HUT Sultra tersebut dipanjangkan, maka pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN) pada tahun ini akan melengkapi perjalanan puncaknya sekaligus melengkapi kesuksesannya membangun Sultra. Ini berarti, selama 5 tahun, pasangan AMAN final membentangkan visi misi pembangunannya dengan sukses.

“Sulit rasanya untuk mengatakan tidak sukses dengan segenap geliat kebijakan pembangunan yang ditorehkan pasangan AMAN,” beber ARS.

Menurut Ketua DPW PAN Sultra itu, tema HUT Sultra kali ini sangat tepat, komplementer dan futuristik. Selain mengandung pesan tentang perjalanan puncak pasangan AMAN yang sukses membangun Sultra juga mengandung daya elastis karena dapat menampung dan mengurai isu-isu strategis lokal di tahun politik 2024.

Penulis : R. Hafid