2023, Indonesia Jadi Tuan Rumah 9 Ajang Kelas Dunia, Apa Saja?

Ilustrasi: Istimewa

Bentara Timur. Penyelenggaraan KTT G20 yang berlangsung di Bali pada 2022 lalu sukses meningkatkan citra Indonesia di mata dunia. Banyak apresiasi berdatangan dari pejabat dan media asing. Demikian juga dengan pergelaran WSBK dan Moto GP 2022 di Sirkuit Mandalika.

Nah tahun ini, Indonesia kembali menerima mandate sebagai tuan rumah perhelatan bergengsi tingkat internasional mulai dari kejuaraan dunia hingga konferensi se-Asia tenggara. Setidaknya ada 9 ajang yang telah terkonfirmasi akan dihelat sepanjang 2023. Berikut beberapa ajang gelaran dunia tersebut.

Piala Dunia U-20 2023

Pertama kali dalam sejarah, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah piala dunia U-20 yang akan di mulai pada 20 Mei sampai dengan 11 Juni 2023. Turnamen paling dinanti ini akan digelar di enam stadion terbaik milik Indonesia diantaranya; Gelora Bung Karno (Jakarta), Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Manahan (Solo), Gelora Bandung Lautan Api (BANdung), Kapten I Wayan Dipta (Gianyar Bali) dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).

WSBK, Marathon, Asia Road Racing dan Moto GP

Indonesia dipastikan kembali menjadi tuan rumah World Superbike Championship (WSBK) seri kedua musim 2023. Balapan ini akan berlangsung di Pertamina International Street Circuit, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3-5 Maret mendatang.
Selain itu sepanjang 2023, Sirkuit Mandalika akan dimeriahkan dengan sejumlah turnamen kelas dunia lainya diantaranya: Shell Eco Marathon, Asia Road Racing Championship dan Moto GP.

KTT ASEAN

Selain kejuaraan, Indonesia juga menjadi tuan rumah untuk beberapa pertemuan tingkat dunia, salah satunya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023. Mengusung tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth, pertemuan ini akan digelar pada Mei mendatang di dua lokasi yakni Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur dan Jakarta Convention Center.

FIBA World Cup

Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Federation International Basketball of Association (FIBA) World Cup 2023 bersama Jepang dan Filipina. Nantinya kejuaraan ini akan diikuti oleh delapan negara dan dilangsungkan pada 25 Agustus hingga 10 September. Demi menunjang kejuaraan ini, pemerintah Indonesia sampai membangun Gedung basket bertaraf internasional yang diberi nama Indonesia Arena. Stadion ini berkapasitas 16 ribu penonton dan ditargetkan rampung pada Maret mendatang.

World Hydropower Congress

Terakhir Indonesia didapuk sebagai tuan rumah Kongres PLTA Dunia (WHC). Pertemuan ini akan dilaksanakan di Nusa Dua Bali pada 31 Oktober hingga 2 November 2023. Dengan mengusung tema “Powering Sustainable Growth” pemerintah menargetkan acara ini dihadiri kepala negara, CEO perusahaan dan investor, Lembaga keuangan internasional serta media global.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa kongres ini bertujuan mempromosikan energi terbarukan dan pembangunan industri masa depan melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA), penanganan isu lingkungan sosial, serta pembangunan ketahanan iklim untuk atasi kekeringan dan banjir.

Kegiatan ini juga menunjukan komitmen pemerintah terhadap misi net zero emission, memajukan pembangkit listrik tenaga air berkelanjutan dan menghentikan penggunaan batu bara.

 

Penulis : Ros