Bentaratimur.id

Reifalyna, siswi kelas VII SMP Pondok Pesantren Attarbiattusakila Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilarikan ke Puskesmas setelah menjalani vaksinasi massal yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Kendari, Senin (18/10/2021). Foto/ist

Seorang Siswi SMP di Kendari Dilarikan ke Puskesmas Usai Disuntik Vaksin

Kendari. Bentara Timur –  Reifalyna, siswi kelas VII SMP Pondok Pesantren Attarbiattusakila Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilarikan ke Puskesmas setelah menjalani vaksinasi massal yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Kendari, Senin (18/10/2021).

Reifalna tiba-tiba terjatuh di dalam aula SMAN 2 Kendari. Saat kejadian, proses vaksinasi sedang berlangsung.

Penyelenggara kegiatan bersama guru-guru mengangkat Reifalyna. Korban juga langsung dibawa ke Puskesmas Poasia, Kota Kendari untuk mendapat perawatan medis.

Koordinator observasi percepatan vaksinasi Covid-19, Kasmawati, saat ditemui membenarkan bahwa siswa tersebut dilarikan di Puskesmas terdekat.

“Tadi pas habis disuntik dia mengaku merasa nyeri di ulu hati. Sekarang saya sudah bawa ke Puskesmas karena memang ada riwayat penyakit maag,” ujarnya.

KM Cahaya Intan Karam di Bombana, Kasus Kecelakaan Laut ke-8 di Sultra Sejak Awal 2026

Baca juga: Pelajar SMP dan SMA Ikut Vaksinasi Covid-19 Diantar Jemput Pete-pete

Baca juga: Bantu Pemerintah, DPD Gerindra Sultra Adakan Vaksinasi Gratis di Kendari

Saat ini siswa kelas VII tersebut sudah ditangani oleh pihak Puskesmas Poasia dan keadaanya baik-baik saja.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilakukan oleh Badan Intelijen Negara Daerah Sultra bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan SMAN 2 Kendari.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat 350 orang siswa dari enam sekolah mengikuti vaksinasi di SMAN 2 Kendari ini.

Ramadhan 2026: Mayoritas Dunia Tetapkan Awal Puasa Kamis 19 Februari

Mereka berasal dari SMPN 5 Kendari, SMPN 7 Kendari, SMPN 12 Kendari, MTs Peskill Kendari, SMP 19 Kendari, dan SMAN 2 Kendari ditambah warga sekitar Kelurahan Anggoeya, Kendari.

Reporter : (rmh)