Bentaratimur.id

Antusias masyarakat saat mengikuti tabligh akbar yang diadakan Majelis Taklim Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Andi Sumangerukka (ASR) di Kendari, pada Senin (9/9/2024). Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari itu menghadirkan ulama kondang Ustaz Das'ad Latif. Foto/ist

Antusias Masyarakat Membludak, Tabligh Akbar KKSS Sultra dan ASR di Kendari Sukses Digelar

Kendari, Bentara Timur – Tabligh akbar yang diadakan Majelis Taklim Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Andi Sumangerukka (ASR) di Kendari, pada Senin (9/9/2024), sukses digelar.

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari itu menghadirkan ulama kondang Ustaz Das’ad Latif.

Ratusan masyarakat hadir dalam tabligh akbar bertajuk ‘Kebersamaan dalam Keragaman untuk Sultra Aman, Sejahtera, dan Religius’.

ASR mengatakan, dia tak menyangka masyarakat sangat antusias untuk hadir dalam tabligh akbar.

“Semoga yang hadir bisa menerapkan semua tausiah yang didengarkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Masyarakat Adat Desak Pengesahan RUU di Hari Kebangkitan Nusantara

Pada kesempatan tersebut, Ustaz Das’ad Latif memberi saran kepada ASR yang akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Sultra pada Pilkada 2024. Ia menyarankan ASR dan tim sukses mengadakan salat hajat agar dimudahkan proses menuju Pilkada.

Menanggapi hal itu, ASR mengatakan, akan mengadakan salat hajat bersama tim.

“Kita usahakan akan adakan salat hajat yang nantinya dimulai dari salat subuh berjamaah,” ujar ASR Ketika menanggapi saran dari Ustaz Das’ad Latif.

Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif menyampaikan kepada jamaah agar tidak terlibat dalam money politik (politik uang). Karena hal tersebut tidak dianjurkan oleh agama.

“Salah satu diantaranya adalah menerima serangan fajar,” katanya.

HUT ke-62 Sultra Dikemas Kolaboratif, Harmoni Sultra 2026 Utamakan Efisiensi dan Dampak Ekonomi

Tak hanya itu, Das’ad Latif menyampaikan bahwa kaitannya dengan politik, sudah seyogyanya berkompetisi tanpa adanya unsur kebencian.

“Boleh berbeda pilihan tapi jangan jadi musuh,” ujar Ustaz Das’ad Latif.

Penulis : R. Hafid