Bentara Timur – Grup Arkadia Digital Media (DIGI), penerbit Suara.com, resmi meluncurkan Aura Research, sebuah lembaga riset yang menyediakan layanan data, informasi, serta analisis isu yang berkembang di media digital dan media sosial secara real-time. Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-12 Suara.com pada 11 Maret 2026.
Sebagai bagian dari peluncuran tersebut, Aura Research juga memperkenalkan website resmi aura.suara.com, yang kini dapat diakses publik sebagai platform informasi sekaligus layanan riset yang dikembangkan dalam ekosistem Suara.com.
Aura Research hadir untuk menjawab kebutuhan yang semakin mendesak di era digital, di mana arus informasi bergerak sangat cepat. Dalam kondisi tersebut, publik, institusi, maupun brand membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap dinamika isu yang berkembang di ruang digital.
Sebagai lembaga riset, Aura Research menyediakan berbagai layanan, mulai dari pemantauan media (media monitoring) secara real-time, pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber relevan, hingga analisis isu yang berkembang di media berita digital maupun media sosial. Layanan tersebut juga dilengkapi dengan rekomendasi strategis serta solusi berbasis data untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi berbagai pihak.
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menyampaikan bahwa peluncuran Aura Research merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran media di tengah perubahan lanskap informasi digital yang semakin kompleks.
“Di era digital saat ini, informasi bergerak sangat cepat dan sering kali bercampur dengan berbagai perspektif, opini, bahkan disinformasi. Karena itu, kebutuhan terhadap riset berbasis data dan analisis yang kredibel menjadi semakin penting,” ujar Suwarjono.
Menurutnya, Aura Research dikembangkan untuk melayani dua kebutuhan sekaligus, baik untuk internal redaksi maupun kebutuhan eksternal.
Pertama, mendukung kebutuhan redaksi dalam memproduksi konten yang benar-benar relevan dengan audiens. Melalui pendekatan berbasis data, Aura Research membantu redaksi memahami tren percakapan publik, isu yang berkembang, serta dinamika perhatian audiens di berbagai platform digital.
“Dengan dukungan riset yang kuat, kami ingin memastikan bahwa konten yang diproduksi tidak hanya cepat, tetapi juga relevan, akurat, dan mencerminkan kebutuhan serta perhatian publik,” katanya.
Kedua, Aura Research juga dirancang untuk melayani kebutuhan klien dan mitra eksternal, termasuk lembaga, perusahaan, organisasi, maupun brand yang membutuhkan pemantauan dan analisis isu di ruang digital.
Melalui layanan tersebut, Aura Research menyediakan media monitoring secara real-time, analisis percakapan di media sosial dan media arus utama, pemetaan isu strategis, hingga berbagai riset mendalam yang dapat membantu klien memahami dinamika opini publik serta merumuskan strategi komunikasi yang tepat.
Sementara itu, Manager Pengembangan Bisnis dan Teknologi Suara.com, Andrei Bhayu, mengatakan Aura Research dikembangkan sebagai platform riset berbasis teknologi yang membantu organisasi memahami perubahan yang terjadi di ruang digital.
“Aura Research membantu organisasi memahami data, tren pasar, serta perubahan sosial melalui penelitian berbasis teknologi dan analisis data. Kami juga menyediakan penelitian profesional, analisis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta konsultasi ahli untuk membantu organisasi dalam mengambil keputusan strategis,” kata Bayu.
Ia menjelaskan bahwa AURA dirancang dengan sistem analisis yang menempatkan kredibilitas sebagai fondasi utama. Sistem tersebut bekerja melalui beberapa tahapan utama, yakn diperoleh penemuan konten secara cepat dengan metadata yang relevan. Selanjutnya pemilihan sumber dilakukan berdasarkan kualitas serta referensi dari pihak ketiga yang kredibel. Verikutnya validasi akhir dilakukan melalui keahlian, otoritas sumber, serta bukti sosial yang mendukung.
Bayu juga menambahkan bahwa pendekatan riset Aura Research memiliki keunggulan pada kedalaman sumber data yang dianalisis.
“Jika beberapa sistem riset berbasis AI global biasanya merangkum informasi dari sekitar 5 hingga 10 tautan utama, AURA mensintesis sekitar 20 hingga lebih dari 30 sumber per topik. Pool pengambilan data yang lebih besar ini memungkinkan presisi Named Entity Recognition (NER) yang lebih tinggi serta analisis konsensus yang lebih mendekati realitas di lapangan,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Aura Research diharapkan mampu menghadirkan analisis yang lebih komprehensif terhadap dinamika isu publik yang berkembang di media digital.
Melalui peluncuran Aura Research, Arkadia Digital Media berharap dapat memperkuat kontribusi ekosistem media digital tidak hanya sebagai penyedia informasi, tetapi juga sebagai sumber insight dan pengetahuan berbasis data bagi publik, institusi, maupun berbagai sektor industri.
Peluncuran Aura Research juga menjadi bagian dari langkah transformasi Suara.com dalam menghadapi perkembangan industri media yang terus berubah, termasuk tantangan teknologi, perubahan perilaku audiens, serta meningkatnya kebutuhan terhadap analisis data di era informasi digital.
Website aura.suara.com kini telah dapat diakses publik untuk mengenal lebih jauh berbagai layanan dan inisiatif yang dikembangkan oleh Aura Research.
Aura Research merupakan lembaga riset yang dikembangkan oleh Grup Arkadia Digital Media, penerbit Suara.com.
Aura Research menyediakan layanan pemantauan media, analisis isu digital, riset berbasis data, serta rekomendasi strategis bagi media, institusi, organisasi, dan brand dalam memahami dinamika informasi serta opini publik di ruang digital.
Arkadia Digital Media atau DIGI merupakan perusahaan media digital yang mengelola berbagai platform media, termasuk Suara.com. Perusahaan ini memiliki jaringan redaksi di berbagai kota di Indonesia serta berfokus pada pengembangan ekosistem media digital berbasis inovasi, data, dan kolaborasi. (*)


