Kendari. Bentara Timur – Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari menyiapkan 122 personil 773 orang potensi SAR di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk siaga Natal tahun 2023 dan Tahun Baru 2024.
Lokasi siaga Natal dan Tahun Baru tersebar di sejumlah titik antara lain lokasi wisata, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Feri Kendari, Pelabuhan Panggulu Belo Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Raha, Pelabuhan Penyeberangan Kolaka – Bajoe dan Pelabuhan Tobaku.
Termasuk di Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari, Bandara Matahora, Bandara Sangia Nibandera juga di sejumlah Terminal Angkutan darat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kendari Muhammad Arafah mengatakan untuk tahun ini terdapat peningkatan jumlah masyarakat yang mudik libur nataru, ini karena para pelajar di seluruh tingkat sekolah tengah libur sekolah. Kondisi itu menuntut personil SAR untuk siaga dan mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaanya.
“Kepada seluruh personil yang melaksanakan siaga agar dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus tetap melaksanakan prinsip Quick Action Search and Rescue dalam merespon setiap bentuk kedaruratan secara profesional, sinergi dan militan,” jelas Arafah saat memberikan arahan pada apel pembukaan Siaga SAR Khusus Natal dan Tahun Baru di halaman Kantor SAR Kendari, Senin 18 Desember 2023.
Menurut Arafah pelaksanaan Siaga SAR khusus Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bagian pelayanan SAR yang profesional, sinergi dan militan untuk mendukung kebijakan pemerintah.
Selain itu Arafah juga mengingatkan para personil SAR untuk meningkatkan kesiapan, alur dan peralatan agar kecepatan waktu tanggap (Response Time) dan waktu tempuh (Deployment Time) dapat tercapai dengan maksimal sehingga semakin banyak korban yang bisa diselamatkan apabila dibutuhkan Operasi SAR.
Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 akan dilaksanakan selama 19 hari yakni pada tanggal 18 Desember 2023 hingga 5 Januari 2024 dimana puncak arus mudik natal diperkirakan pada tanggal 23 – 24 Desember 2023 dan puncak arus balik tanggal 26 – 27 Desember 2023, sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru 30 – 31 Desember 2023 dan puncak arus balik pada tanggal 2 – 3 Januari 2024, sementara untuk tempat wisata yang diperkirakan padat pengunjung di tanggal 31 Desember 2023 – 1 Januari 2024.
Adapun potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru tahun ini adalah diantaranya bencana hidrometeorologi yaitu banjir, gelombang tinggi, longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.
Juga geologi yaitu gempa bumi dan tsunami serta tak luput kecelakaan transportasi yaitu kecelakaan kapal, pesawat dan jalan raya
Penulis : Rosniawanti

