Kendari. Bentara Timur. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pejabat tinggi jajaran kepolisian daerah alias Polda melalui surat telegram per tanggal (27/3).
Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/713/III/KEP/2023, jabatan Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diduduki Brigjen Pol Waris Agono ikut berganti. Waris dimutasi ke Mabes Polri dengan menjabat sebagai Danpas Pelopor Korps Brimob.
Waris menjabat Wakapolda Sultra sejak 3 Agustus 2020, setahun setelah terjadinya peristiwa penembakan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Randi dan Yusuf. Posisinya digantikan Brigjen Pol Dwi Irianto yang sebelumnya menjadi analis kebijakan utama bidang Pidter Bareskrim Polri.
Waris berseragam kepolisian dimulai saat lulus angkatan kepolisian (Akpol) 1990. Perwira tinggi Polri kini berusia 54 tahun itu memiliki banyak pengalaman di kesatuan Brimob.
Dia tercatat pernah menjabat Kasat Brimob Polda Lampung pada 2007. Setelahnya Waris dimutasi menjadi Kapolres Metro. Lalu 2010 Waris ditugaskan sebagai Wakasat Brimob Polda Jawa Timur.
Setahun berikutnya Waris dipercaya memimpin satuan Brimob Polda Kepulauan Riau. Tidak berselang lama Waris kembali dimutasi dan menempati posisi Kasat Brimob Polda Jawa Barat.
Empat tahun berlalu tepatnya 2016 Waris dipercaya menjadi pejabat analis kebijakan madya bidang brigade mobil Korpbrimob Polri. Posisinya kembali berganti dengan menjabat Kabag Ops Korbrimob Polri.
Kemudian 2020 sebelum menjabat Wakapolda Sultra, Waris bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Penulis : Muhlas

