Bentaratimur.id

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Kendari, Ishak Ismail (tengah) saat memberikan keterangan di hadapan awak media terkait 10 nama calon Wali Kota Kendari dari hasil penjaringan yang dilakukan DPC PDIP Kota Kendari di Kendari, Jumat (26/4/2024). Foto/R. Hafid/bentaratimur.id

Rekomendasi PDIP di Pilwali Kendari Diperebutkan 10 Calon

Kendari, Bentara Timur – Sebanyak 10 calon wali kota akan bersaing memperebutkan rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk ikut Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari tahun 2024.

10 calon tersebut adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Kendari, Ishak Ismail, Abdul Rahman (pengacara), Aksan Jaya Putra (Ketua Bappilu DPD 1 Golkar Sultra), Yudhianto Mahardika (kader Partai Gerindra), Siska Karina Imran (kader Partai NasDem), Muhammad Afdal (Ketua DPW Perindo Sultra), Tri Febrianto Damu, Asmawa Tosepu (Pj Bupati Bogor), Abdul Rasak (Sekretaris DPW PPP Sultra), dan Giona Sitya Nur Alam (kader Partai NasDem).

Selain 10 calon wali kota, ada juga dua bakal calon Wakil Wali Kota Kendari yang memperebutkan rekomendari PDIP. Mereka adalah Andi Sulolipu yang merupakan kader PDIP dan Saharuddin.

“Kami sudah membuka pendaftaran dan pengembalian berkas yang kami tutup pada 25 April 2024 kemarin. Dari proses itu, terjaring 10 nama bakal calon wali kota dan dua nama bakal calon wakil wali kota,” kata Ketua DPC PDIP Kota Kendari, Ishak Ismail di Kendari, Jumat (26/4/2024).

Ishak Ismail mengatakan, selanjutnya dalam waktu dekat tim penjaringan akan melaksanakan rapat pleno hasil penjaringan bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota. Setelah itu, DPC PDIP Kota Kendari akan mengirim nama-nama tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Untuk tahapan selanjutnya menjadi ranah DPP PDIP.

100 Hari Kerja Andi Sumangerukka–Hugua: Publik Puas, Tapi Pembangunan Masih Perlu Dikebut

“Prosesnya semua di DPP, wawancara apa segala macam itu di DPP,” ujar Ishak.

Dikatakannya, siapa yang berhak mendapatkan rekomendasi itu menjadi ranah DPP. Tapi sebelum dikeluarkannya rekomendasi DPP akan lebih dulu melakukan survei terhadap nama-nama yang sudah melalui tahapan penjaringan.

“Survei akan dilakukan oleh lembaga survei yang ditunjuk DPP,” kata Ishak.

Lebih lanjut Ishak mengungkapkan, PDIP dalam mengeluarkan rekomendasi untuk calon yang diusung di Pilwali Kendari, setidaknya calon tersebut memiliki elektabilitas, popularitas dan finansial yang memadai.

“Kriteria ya, yang punya elektoral bagus, popularitas bagus, yang punya isi tas bagus, sehingga memudahkan untuk memenangkan pertarungan,” pungkas Ishak.

Pengamat Sebut Herry Asiku Masih Berpeluang Besar Pimpin Golkar Sultra

Sekadar informasi, PDIP hanya memiliki 5 kursi di DPRD Kota Kendari, sementara syarat untuk mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota harus minimal memiliki 20 persen dari total jumlah kursi di DPRD atau 7 kursi.

Penulis : R. Hafid