Bentaratimur.id

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan rapat kerja teknis (rakernis) di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (5/9/2024). Foto/Bidhumas Polda Sultra

Ditbinmas Polda Sultra Bahas Strategi Jaga Stabilitas Kamtibmas dengan Metode Adaptif dan Proaktif

Kendari, Bentara Timur – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan rapat kerja teknis (rakernis) di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (5/9/2024).

Rakernis dipimpin Dirbinmas Kombes Pol Antonius Danang Heru Wibowo, dan dibuka langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto sehari sebelumnya.

Rakernis turut dihadiri para kasat binmas serta kanit binmas jajaran beserta bhabinkamtibmas.

Dalam paparannya, Dirbinmas Polda Sultra, Kombes Pol Antonius Danang Heru Wibowo menyampaikan, terkait dengan strategi dan langkah proaktif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terutama untuk menetralisir residu politik, mitigasi disinformasi pemilihan kepala daerah (pilkada) demi menjaga kerukunan dan persatuan.

“Tantangan kita ke depan tidak mudah terutama menghadapi ekonomi dan sosial dalam negeri, resesi melanda negara-negara besar serta inflasi pangan melanda dunia,” kata Antonius.

Masyarakat Adat Desak Pengesahan RUU di Hari Kebangkitan Nusantara

Berkaitan dengan hal tersebut sesuai dengan arahan Kapolri yakni, Polri berkomitmen untuk selalu menjadi organisasi pembelajar yang adaptif hingga terus professional di tengah-tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai nilai dari Polri presisi.

Antonius menyebut, untuk tetap menjaga situasi kamtibmas tetap damai dan kondusif diperlukan penguatan bhabinkamtibmas sebagai sekuriti assesor bagi masyarakat dan lingkungan dengan memetakan potensi gangguan dan melakukan pencegahan.

“Kita harus bergerak sebelum orang lain berpikir, serta jangan menunggu ancaman menjadi kenyataan,” pungkasnya.

Editor : R. Hafid

HUT ke-62 Sultra Dikemas Kolaboratif, Harmoni Sultra 2026 Utamakan Efisiensi dan Dampak Ekonomi