Kendari, bentaratimur.id – Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Buton bertandang ke Kantor Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Selasa (24/1/2022). Tujuannya untuk bertemu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sultra, Hery Asiku agar mencopot Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad dari kursi pimpinan.
“Kita minta segera diganti atau dilakukan penyegaran,” kata Wakil Ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun.
Kata Rafiun, kinerja Hariasi Salad dianggap buruk selama memimpin. Karena itu, mosi tidak percaya disuarakan anggota kepada Ketua DPD II Gokar Buton, La Bakry. Kemudian, pernyataan mosi tidak percaya itu juga sudah diserahkan kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi pada 18 Januari lalu.
Rafiun bilang, dalam pernyataan mosi tersebut semua fraksi di DPRD Buton bertanda tangan termasuk fraksi Golkar. Pengajuan mosi itu dilakukan kerana Hariasi Salad dinilai telah melampaui kewenangannya sebagai ketua.
Selain itu, Hariasi Salad kerap mengucapkan kata-kata kasar kepada anggota, seakan anggota itu adalah bawahannya. Lalu dia dianggap tidak transparan dalam pengelolaan anggaran di DPRD.
“Di bawah kepemimpinan Hariasi, lembaga DPRD tidak lagi berfungsi seperti representasi perwujudan aspirasi rakyat karena sikap monopoli kebijakan ketua. Dia seolah-olah menempatkan dirinya sebagai eksekutif,” ujar Rafiun.
Ketua DPD PAN Buton itu berharap dengan pertemuan yang dilakukan di Kantor Golkar Sultra, DPD I Golkar Sultra segera memproses dan mempertimbangkan permintaan anggota dewan, agar roda organisasi di DPRD tetap berjalan dengan baik. Sebab ini menjadi ketiga kalinya protes yang sama dilayangkan.
“Selama mosi ini, segala agenda kedewanan di DPRD Buton sudah tidak berjalan. Makanya DPRD Buton mengharapkan agar Partai Golkar segera menunjuk kader lain untuk menjadi pimpinan,” pungkas Rafiun.
Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sultra, Hery Asiku mengaku sudah menerima peryantaan dan permintaan terkait pergantian Ketua DPRD Buton. Hanya saja kata dia, Golkar punya mekanisme dan aturan terkait hal itu.
Meski demikan, Hery berjanji akan secepatnya memproses terkait tuntutan para anggota DPRD Buton. “Kita melangkah sesuai aturan dan mekanisme partai. Tapi semua hal-hal yang terjadi di DPRD Buton kita lampirkan. Secepatnya kita proses, kalau kelengkapannya sudah ada semua kita langsung teruskan ke DPP,” kata Hery saat ditemui di Kantor DPD I Golkar Sultra.
Sekedar informasi, pada pemilu 2019 Golkar meraih kursi terbanyak di DPRD Buton dengan perolehan 5 kursi. Atas dasar itu Golkar berhak menduduki posisi ketua DPRD.
Laporan : R. Hafid


