Kendari, Bentara Timur – Buruh bangunan di Kota Kendari menemukan bom diduga bekas perang dunia kedua di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari pada Selasa (4/4/2023) sekira pukul 10.45 WITa.
Bom jenis mortir itu ditemukan oleh warga Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari bernama Aco (33) dan Agung (33) saat hendak menggali lubang untuk pondasi cakar ayam bangunan rumah.
Kapolresta Kendari, Kombespol Muh Eka Fathurrahman membenarkan penemuan tersebut.
“Iya benar. Awalnya sekitar pukul 10.45 WITa, Aco dan Agung sedang menggali tanah pada kedalaman dua meter untuk pondasi cakar ayam bangunan perumahan The Vilas di Kelurahan Wundudopi,” ujar Eka.
Eka bilang, saat sedang menggali, keduanya tiba-tiba menemukan benda berupa besi yang diduga bom. Lalu buruh bangunan itu melaporkan benda temuannya kepada mandor yang kemudian dilaporkan kepada pengawasnya bernama Salim.
Salim lalu berkordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Wundudopi. Anggota Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan kemudian melaporkan kepada Kapolsek Baruga, AKP Umar.
Kapolsek Baruga kemudian melakukan koordinasi dengan tim penjinak bom Brimob Polda Sultra untuk dilakukan pengamanan tempat ditemukannya benda tersebut.
Tak lama kemudian tim penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Sultra yang dipimpin oleh Wadanden Gegana Brimobda Sultra, AKP I Made Edi tiba di lokasi penemuan bom dan melakukan sterilisasi lokasi.
Benda yang diduga bom tersebut kemudian diangkat dari dalam galian pondasi oleh tim Jibom Brimob Polda Sultra untuk dilakukan pembersihan dan pengecekan kondisi bom.
Berdasarkan hasil pengecekan, diketahui ukuran bom berdiameter 20 cm dan panjang 40 cm. Benda yang ditemukan diduga bom curah atau mortir yang diduga dijatuhkan dari pesawat saat perang dunia kedua yang mengalami gagal ledak.
Wadanden Gegana Brimob Polda Sultra kemudian berkoordinasi dengan Kapolsek Baruga dan memutaskan benda yang diduga bom itu untuk dilakukan pemusnahan (disposal) dan memerlukan tempat yang steril dan jauh dari aktivitas masyarakat.
Pukul 15.40 WITa, benda yang diduga bom itu dievakuasi menuju Kelurahan Anggalomelai, Kecamatan Abeli untuk dilakukan pemusnahan. Pukul 17.05 WITa, benda yang diduga bom itu telah dimusnahkan oleh tim Jibom Brimob Polda Sultra dalam keadaan aman dan terkendali.
Laporan : R. Hafid

