Bentara Timur – PT Vale Indonesia Tbk terus memastikan proyek strategisnya berjalan sesuai rencana. Komitmen ini ditunjukkan melalui kunjungan langsung CEO Bernardus Irmanto ke lokasi pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di Sambalagi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat pengawasan sekaligus memastikan capaian proyek tetap sesuai target, baik dari sisi waktu penyelesaian, efisiensi biaya, maupun kualitas pembangunan.
Dalam peninjauan lapangan itu, manajemen Vale bersama mitra strategisnya, GEM Co Ltd, meninjau sejumlah area penting proyek. Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang positif, baik pada fasilitas utama maupun infrastruktur pendukung.
Beberapa komponen vital menjadi fokus perhatian, di antaranya pembangunan acid plant serta sistem pengelolaan tailing yang akan memegang peranan penting dalam operasional fasilitas HPAL ke depan.
Bernardus Irmanto menegaskan bahwa kemajuan proyek yang semakin signifikan harus diimbangi dengan pengelolaan risiko yang cermat agar seluruh tahapan pembangunan tetap berada pada jalur yang telah direncanakan. Ia menyatakan optimisme bahwa proyek HPAL di Sambalagi dapat diselesaikan sesuai target, baik dari aspek waktu, biaya, maupun kualitas.
Proyek HPAL Sambalagi sendiri merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), sekaligus mendukung agenda hilirisasi nikel nasional.
Dengan progres yang terus menunjukkan tren positif, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu penopang utama dalam memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik.
Manajemen Vale menegaskan, dengan kesiapan proyek yang semakin matang serta pengelolaan risiko yang terjaga, pembangunan fasilitas HPAL Sambalagi akan terus dioptimalkan agar berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.


