Bentaratimur.id

Dikbud Sultra dan BI Teken MoU Tingkatkan Literasi Keuangan

Kendari. Bentara Timur – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra lakukan kerja sama perluas literasi keuangan pelajar.

Diungkapkan Deputi Kepala KPwBI Sultra, Aryo Wibowo T Prasetyo, mengatakan bahwa MoU tersebut bertujuan menyebarkan literasi keuangan salah satunya menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)   yang diberlakukan di kantin sekolah SMA se-Sultra.

“Kita lihat di tingkat sekolah itu berpotensi baik guru maupun peserta didiknya. Dimana siswa di tingkat SMA merupakan pengguna keuangan seperti QRIS,” katanya.

Ia pun berharap melalui kerja sama tersebut maka pengembangan informasi maupun pelatihan, bagaimana QRIS ataupun QRIS Tuntas yang merupakan fitur baru dari QRIS, bagaimana membuat account perusahaan, pengembangan kantin digital hingga koperasi.

Sejauh ini sudah ada beberapa sekolah terkhusus tingkat SMA sederajat di Sultra yang menerapkan QRIS. Bahkan siswa tidak hanya menggunakan buku tabungan tetapi juga dompet digital, melalui kerjasama ini berharap literasi keuangan di tingkat sekolah terus berkembang dan tersebar secara luas.

Komisi Informasi Sultra Audiensi ke IAIN Kendari, Perkuat KI Goes to Campus dan Jajaki Kerja Sama Kelembagaan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebidayaan Sultra, Yusmin, mengatakan bahwa langkah tersebut diambil sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan pemahaman siswa di bidang literasi keuangan. Penggunaan QRIS ini juga merupakan solusi pembayaran digital yang aman dan efisien.

“Kita wajibkan QRIS karena ini menyangkut literasi keuangan digital, ini juga memudahkan para guru dan orang tua,” katanya.

Dijelaskannya, penggunaan QRIS dapat memudahkan orang tua dan akan lebih efisien. Pasalnya, para siswa bisa lebih mudah terkontrol untuk melakukan pengeluaran.

“Kan kalau dengan uang tunai, lalu akan belanja dan ada kembalian 500 rupiah, biasa itu tidak dikasi kembali, kalau pakai QRIS tidak ada alasan lagi seperti itu karena semua dibayar pas,” tutupnya.

Untuk diketahui kerjasama MoU dilakukan pada Jumat (27/10/2023). Saat itu hadir juga para kepala sekolah SMA dan SMK se Sultra.

Aipda La Onta Rahafa, Personel Ditintelkam Polda Sultra yang Jadi Guru Ngaji di Konsel

Penulis : Rosni