Bentaratimur.id

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di 17 kabupaten kota se-Sultra. Program ini berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Maret 2025, dengan tujuan menekan harga kebutuhan pokok dan memastikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Foto/ist

Pemprov Sultra Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Kendari, Bentara Timur – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di 17 kabupaten kota se-Sultra. Program ini berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Maret 2025, dengan tujuan menekan harga kebutuhan pokok dan memastikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sultra, Hugua. Ia menyebut GPM merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjaga kestabilan harga bahan pokok.

“GPM ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sultra untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang paling terdampak oleh fluktuasi harga,” katanya.

Menurutnya, program ini juga menjadi upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak langsung, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang paling terdampak oleh lonjakan harga. Dengan pasar murah ini, mereka bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Sepuluh Tahun Mengabdi, Fikri Ibrahim Buktikan Ketulusan Berbuah Penghargaan

Sejumlah bahan pokok yang dijual dalam GPM kali ini meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang merah, dan berbagai sayur mayur. Seluruh komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan lebih hemat.

Hugua menambahkan, Pemprov Sultra akan terus mendorong pelaksanaan program-program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi.

“Kami akan terus berupaya agar program ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga langkah jangka panjang dalam menjaga stabilitas pangan di Sultra,” pungkasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, Ari Sismanto mengatakan, program ini merupakan bagian dari aksi 100 hari kerja gubernur dan wakil gubernur, ASR-Hugua. “Tujuan utama GPM adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Harga pangan yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Antusiasme warga terhadap program ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir sejak pagi hari di berbagai titik pelaksanaan pasar murah. Salah seorang warga Kendari, La Ode Kadamu (33) mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

IMM Sultra Desak Bupati Wakatobi Tertibkan ASN Rangkap Jabatan

“Harga kebutuhan pokok belakangan ini naik, jadi dengan adanya pasar murah ini kami sangat terbantu. Semoga ke depan program seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya.

Editor : R. Hafid