Bentaratimur.id

PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Sepakati Penyelesaian Lahan Old Camp Sorowako, 886 Warga Masuk Daftar Penerima

Bentara Timur – PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menandatangani kesepakatan penyelesaian lahan Old Camp Sorowako sebagai langkah untuk memastikan proses distribusi berjalan transparan, tertib, dan memiliki kepastian hukum bagi masyarakat.

Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Nuha pada Kamis (12/3), serta dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Lahan seluas 23,1 hektare yang berada di kawasan Old Camp Sorowako direncanakan akan dibagikan kepada 886 calon penerima. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menuntaskan kewajiban historis sekaligus mendukung penataan kawasan agar lebih teratur dan berkelanjutan.

Head of External Relations Sorowako and Outer Area PT Vale, Yusri Yunus, menjelaskan bahwa penyelesaian tersebut merupakan hasil dari proses dialog dan koordinasi intensif antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Bagi masyarakat, lahan bukan sekadar aset, tetapi juga ruang kehidupan dan harapan masa depan keluarga. Karena itu, PT Vale memandang penyelesaian ini harus dilakukan secara kolaboratif bersama Pemkab Luwu Timur agar prosesnya transparan, tertib, dan memberikan kepastian yang adil bagi masyarakat,” ujar Yusri dalam keterangannya yang diterima di Makassar.

Laba Bersih PT Vale Melonjak 85 Persen, Serap Capex US$139 Juta di Kuartal I-2026

Selain pembagian lahan kepada warga, perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penataan kawasan dan pembangunan akses jalan sesuai arahan pemerintah daerah

Menurut Yusri, langkah tersebut diharapkan dapat mendorong kawasan Old Camp Sorowako berkembang menjadi ruang yang lebih tertata dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Ia menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan warga mencerminkan pendekatan PT Vale dalam membangun hubungan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kolaborasi ini sekaligus memastikan bahwa setiap proses pembangunan berjalan sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik serta keberlanjutan sosial,” katanya.

Sebagai salah satu perusahaan tambang nikel besar di Indonesia, PT Vale memandang kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat sebagai fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung pembangunan wilayah.

Pacu Dekarbonisasi, PT Vale Kucurkan Investasi Hijau Hingga US$43,79 Juta

Dalam semangat yang sama, perusahaan juga terlibat dalam rangkaian kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selama bulan Ramadan di sejumlah kecamatan, antara lain Nuha, Wotu, Wasuponda, Malili, dan Towuti.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang kebersamaan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat harmoni

“Ramadan selalu menjadi pengingat bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui investasi dan program, tetapi juga melalui kebersamaan dan saling percaya antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” tutur Yusri.(adv)