Bentaratimur.id

PT Vale Edukasi Warga Puundoho Cegah DBD dan TBC

Bentara Timur — PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar program promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program sosial dan lingkungan PT Vale tersebut berlangsung di Kelurahan Puundoho, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 18 Juli 2026. Kegiatan diikuti warga yang didominasi ibu-ibu serta balita.

Site Pomalaa Senior Occupational Health and Industrial Hygiene Analyst PT Vale, dr. Aditya Hafria Vanani, mengatakan aktivitas pertambangan memiliki konsekuensi terhadap lingkungan sehingga perusahaan memiliki tanggung jawab untuk ikut memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Semua aktivitas manusia itu ada efek sampingnya terhadap lingkungan,” kata Aditya dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, upaya perusahaan dan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif keluarga. Sebab, keluarga merupakan unit terkecil dalam struktur masyarakat.

Laba PT Vale Melonjak 313% pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus US$543 Juta

“Percuma saja pihak perusahaan membantu, Puskesmas membantu, pemerintah membantu apabila dari masyarakat tidak berperan aktif,” ujarnya.

Karena itu, Aditya mendorong setiap keluarga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kebiasaan tersebut, kata dia, diharapkan dapat ditularkan dari satu keluarga ke keluarga lainnya hingga menjadi kebiasaan bersama di lingkungan masyarakat.

“Pencegahan demam berdarah itu tidak dengan obat tertentu, tetapi dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi setiap anggota keluarga,” katanya.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh warga melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan disebarluaskan kepada tetangga.

Kenali Nyamuk Pembawa DBD

Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati, yang menjadi pemateri mengenai pencegahan DBD, mengatakan kasus penyakit menular tertentu perlu diwaspadai terutama ketika memasuki musim hujan.

Kinerja Operasional dan Keuangan PT Vale Menguat di Triwulan II 2026, Ditopang Peningkatan Produksi dan Hilirisasi

Salah satunya DBD yang disebabkan virus Dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

Menurut Sukmawati, nyamuk pembawa virus Dengue memiliki ciri khas berupa pola belang hitam putih. Waktu aktivitas menggigitnya terutama pada pagi dan sore hari.

“Jadwal menggigitnya mulai pukul tujuh sampai pukul sembilan pagi, dan pada sore hari mulai pukul tiga sampai pukul lima,” ujarnya.

Sukmawati menambahkan, nyamuk tersebut tidak aktif menggigit pada malam hari dan berkembang biak pada tempat penampungan air.

Karena itu, ia mengingatkan warga agar memperhatikan kebersihan lingkungan dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

Sukmawati juga mengapresiasi dukungan PT Vale terhadap pelayanan kesehatan di wilayah Baula. Menurutnya, dukungan perusahaan tidak hanya berupa kegiatan promosi kesehatan, tetapi juga bantuan sarana dan fasilitas kesehatan.

Di antaranya pembangunan ruang rawat inap, bantuan kendaraan operasional, obat-obatan, serta kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dorong Sinergi Perusahaan dan Pemerintah

Perwakilan Camat Baula, Lukman, S.Sos., mengatakan program promosi kesehatan yang digelar PT Vale menjadi salah satu bentuk sinergi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan.

Ia berharap warga tidak sekadar memperoleh informasi, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap kehadiran kita semua di sini ada pengetahuan yang bisa diperoleh, sehingga bisa diaplikasikan dalam setiap keluarga, khususnya bagaimana berperilaku hidup sehat dan bersih sehingga terhindar dari penyakit menular seperti DBD dan TBC,” kata Lukman.

Menurut dia, DBD masih menjadi penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat meskipun kemunculannya cenderung bersifat musiman.

Lukman juga berharap kerja sama antara PT Vale, masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Baula dapat terus diperluas. Sinergi tersebut, kata dia, tidak harus terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga dapat mencakup pertanian dan persoalan sosial lainnya.

Sementara itu, Health Promotor PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan TBC kepada warga.

Selain penyuluhan DBD dan TBC, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi lanjut usia, kegiatan posyandu, pemeriksaan ibu hamil, serta pemeriksaan kesehatan balita.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PT Vale meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus mendorong keterlibatan keluarga dalam menjaga kesehatan lingkungan. ((*)