Bentaratimur.id

Puluhan SMA di Luwu Timur Deklarasikan Sekolah Bersih Narkoba

Bentara Timur – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus diperkuat di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Sebanyak 37 sekolah tingkat SMA dan sederajat mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar atau Bersih Narkoba sebagai langkah menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi generasi muda.

Program tersebut digagas melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan, dan PT Vale Indonesia Tbk. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan sosial di wilayah pendidikan.

Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, mengatakan program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang perlindungan bagi pelajar dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

“Investasi terbaik untuk masa depan adalah memastikan generasi muda tumbuh di lingkungan yang sehat dan aman. Melalui program ini, kami ingin mendukung terciptanya sekolah yang mampu menjadi benteng perlindungan bagi para siswa,” ujar Baso di Malili, Kamis.

Menurutnya, penguatan edukasi anti narkoba di lingkungan sekolah menjadi penting mengingat tingginya ancaman penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Vale Soroti Masa Depan Nikel Indonesia di Tengah Transisi Energi Global

Program Sekolah Bersinar tidak hanya berfokus pada deklarasi simbolis, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam melakukan pencegahan dan edukasi terhadap siswa.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengatakan sekolah memiliki peran penting sebagai garis pertahanan pertama dalam menjaga masa depan generasi muda dari pengaruh narkoba.

Ia mendorong para pelajar untuk berani menolak dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar mereka.

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi siswa. Karena itu, penguatan satgas dan pendampingan teman sebaya menjadi bagian penting dalam program ini,” kata Irwan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga melakukan seleksi Duta Pelajar Anti Narkoba yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai sekolah di Luwu Timur.

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Kolaka, PT Vale Salurkan Peralatan SAR dan Medis

Selain itu, lima sekolah mendapatkan apresiasi sebagai “Sekolah Bersinar”, yakni SMAN 1 Luwu Timur, SMAN 3 Luwu Timur, SMAN 6 Luwu Timur, SMAN 10 Luwu Timur, dan SMAN YPS Sorowako.

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, penanganan persoalan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama melalui pendekatan edukasi, pendampingan, dan pemulihan sosial.

“Kita tidak hanya fokus memberantas peredarannya, tetapi juga membangun kesadaran generasi muda agar memiliki masa depan yang sehat dan bebas narkoba,” ujar Agung.

Melalui Program Sekolah Bersinar, seluruh pihak berharap upaya pencegahan narkoba di kalangan pelajar dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan membentuk budaya sekolah yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan zat terlarang. (adv)