Bentara Timur – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja terus diperkuat melalui edukasi sejak dini. Sebanyak 100 pelajar SMP Negeri 1 Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mengikuti sosialisasi mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza) serta pencegahan HIV.
Kegiatan edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai risiko penyalahgunaan narkoba yang kini semakin rentan menyasar generasi muda, termasuk melalui pengaruh lingkungan dan media sosial.
Dalam sosialisasi itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis Napza, dampak penggunaan terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga konsekuensi sosial yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkotika. Materi mengenai HIV dan pentingnya menjaga pola hidup sehat juga turut disampaikan kepada peserta.
Para pemateri menekankan pentingnya literasi kesehatan dan kemampuan pelajar untuk menyaring informasi yang beredar di internet maupun media sosial, terutama terkait narkoba dan pergaulan remaja.
Senior Coordinator Safety and Emergency Response PT Vale Indonesia Tbk Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Dery Nurjaya, mengatakan edukasi tersebut diharapkan dapat membantu pelajar memahami risiko penyalahgunaan Napza secara lebih tepat melalui penjelasan dari tenaga yang kompeten.
“Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan edukasi dan pemahaman yang benar dari narasumber yang memang memiliki kompetensi di bidangnya,” ujar Dery di Kolaka, Sabtu.
Menurutnya, banyak pelajar saat ini memperoleh informasi mengenai Napza dan HIV dari media sosial yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Karena itu, edukasi langsung dinilai penting agar siswa memperoleh pengetahuan yang lebih akurat dan mudah dipahami.
Kepala SMP Negeri 1 Pomalaa, Nurmadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi seperti ini penting untuk memperkuat kesadaran siswa terhadap ancaman narkoba di lingkungan remaja.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pemahaman langsung mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan Pemerintah Kecamatan Pomalaa, La Ode Ndikode. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba narkotika dalam bentuk apa pun karena dapat menimbulkan ketergantungan dan merusak masa depan generasi muda.
Edukasi tersebut merupakan bagian dari program sosial yang dijalankan PT Vale Indonesia Tbk melalui IGP Pomalaa dalam mendukung pembangunan masyarakat dan peningkatan kualitas generasi muda di wilayah sekitar operasional perusahaan.

