Bentaratimur.id

Tim Jihandak Brimob Polda Sultra saat melakukan sterilisasi lokasi debat publik pertama Pilkada Konawe Selatan 2024, di salah satu hotel di Kecamatan Ranomeeto, Minggu malam (3/11/2024). Foto/Humas Polres Konawe Selatan

Ratusan Polisi Amankan Debat Publik Pertama Pilkada Konsel 2024

Andoolo, Bentara Timur – Polres Konawe Selatan (Konsel) mengerahkan 120 personel dibantu dengan satu regu Jihandak Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan satu pleton TNI dari Kodim Kendari untuk pengamanan debat publik pertama pemilihan kepala daerah (Pilkada) Konsel) 2024 yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Ranomeeto, Minggu malam (3/11/2024).

Debat publik pertama Pilkada Konsel ini akan diikuti empat pasangan calon (paslon) yakni, paslon nomor urut 1 Adi Jaya Putra–James Adam Mokke, kemudian paslon nomor urut 2 Muhammad Radhan Algindo Nur Alam-Rasyid.

Selanjutnya, paslon nomor urut 3 Irham Kalenggo-Wahyu Ade Pratama Imran, dan paslon nomor urut 4 Herman Pambahako-Heriyanto.

Kapolres Konsel, AKBP Febry Sam, melalui Kabag Ops AKP Ismail mengatakan, pengerahan ratusan personel itu, untuk memastikan jalannya debat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Kami terjunkan 120 personel dan 1 regu Jihandak Brimob Polda Sultra guna menjamin kelancaran debat publik valon kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Konsel,” kata Ismail.

100 Hari Kerja Andi Sumangerukka–Hugua: Publik Puas, Tapi Pembangunan Masih Perlu Dikebut

Ismail menyampaikan, bahwa debat akan dimulai pada pukul 20.00 WITa. Sebelum pelaksanaan debat, tim regu Jihandak Brimob Polda Sultra bersama personel Polres Konsel melakukan sterilisasi lokasi untuk memastikan lokasi debat dalam keadaan aman.

“Tadi kami sudah melakukan sterilisasi guna memastikan lokasi aman dari segala gangguan keamanan, sehingga debat berjalan dengan lancar,” ujar Ismail.

Ismail menambahkan, dalam pelaksanaan pengamanan, setiap tamu dan simpatisan yang diikutsertakan oleh masing-masing paslon, pihaknya melakukan pemeriksaan badan dan pemeriksaan barang bawaan guna meminimalisir segala bentuk gangguan keamanan selama debat berlangsung.

“Terhadap tamu dan simpatisan yang diikursertakan oleh masing masing pasangan calon, kami lakukan pemeriksaan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan setiap org yang masuk dalam ruang debat bebas dari barang-barang yang membahayakan,” pungkas Ismail.

Penulis : R. Hafid

Pengamat Sebut Herry Asiku Masih Berpeluang Besar Pimpin Golkar Sultra