Bentaratimur.id

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat meninjau sejumlah lokasi banjir di kota itu, pasca hujan deras pada Kamis (13/3/2024). Foto/ist

Tinjau Sejumlah Lokasi Banjir, Wali Kota Kendari Sebut Harus Ada Solusi Jangka Panjang

Kendari, Bentara Timur – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama wakilnya Sudirman meninjau sejumlah titik langganan banjir di kota itu pada Kamis (13/3/2025), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Peninjauan ini turut didampingi pejabat teknis terkait.

Langkah ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi terkini dan mencari solusi jangka panjang guna mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda beberapa wilayah di Kota Kendari.

Dalam peninjauan tersebut, ada empat titik utama yang menjadi perhatian yakni, Kali Kadia, Perumahan Puri Kendari di Kelurahan Tobuha, Kali Bonggoeya, dan Anaiwoi. Lokasi tersebut sering mengalami luapan air setiap kali hujan deras mengguyur Kota Kendari.

Wali kota dan wakil wali kota turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan warga dan melihat kondisi drainase serta pemukiman yang terdampak.

“Penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utama dalam program 100 hari Siska-Sudirman,” kata Siska.

Masyarakat Adat Desak Pengesahan RUU di Hari Kebangkitan Nusantara

Ia menyampaikan, salah satu solusi yang akan diterapkan adalah pembangunan kolam retensi di beberapa titik strategis untuk menampung air hujan dan mengurangi risiko banjir di kawasan rawan.

Selain pembangunan kolam retensi, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari juga berencana melakukan normalisasi sungai dan kali. Normalisasi ini akan mencakup pengerukan sedimentasi serta pembangunan tanggul di beberapa area untuk mencegah terjadinya longsor dan luapan air yang lebih besar.

Tidak hanya mengandalkan infrastruktur, Pemkot Kendari juga akan melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan banjir.

Camat, lurah, RT, dan RW akan diajak berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melakukan kerja bakti membersihkan drainase. Beberapa drainase yang sudah tertutup sedimen juga akan dikeruk secara manual agar aliran air kembali lancar.

Pada kesempatan tersebut, Siska juga meninjau pemukiman warga di Jalan Alpukat, Kelurahan Andonohu, yang terendam air pasca hujan deras beberapa hari sebelumnya. Ia turun langsung ke lokasi banjir untuk melihat kondisi warga dan mendengar keluhan mereka.

HUT ke-62 Sultra Dikemas Kolaboratif, Harmoni Sultra 2026 Utamakan Efisiensi dan Dampak Ekonomi

Editor : R. Hafid