Bentara Timur – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan terus didorong melalui kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang digelar di Desa Pewutaa, Kecamatan Baula, Jumat pagi.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat yang juga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan serta kegiatan posyandu.
Edukasi difokuskan pada upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan, terutama di tengah intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir dan dinilai berpotensi memicu berkembangnya kasus DBD.
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengelola genangan air, serta menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Senior OCC Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale Indonesia, Aditiya Hafria Vanani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
“Kondisi cuaca dengan curah hujan yang tinggi meningkatkan potensi berkembangnya nyamuk penyebab DBD. Karena itu kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga,” ujar Aditiya.
Menurutnya, edukasi kesehatan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar warga memahami langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan bagi warga dan pelayanan posyandu sebagai bentuk pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di desa tersebut.
Aditiya menambahkan, pihaknya rutin berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan setempat untuk memantau perkembangan kasus DBD dan kondisi kesehatan masyarakat secara berkala.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PHBS semakin meningkat sehingga risiko penyebaran penyakit, khususnya DBD, dapat ditekan di wilayah Kecamatan Baula.

