Bentaratimur.id

Apel gelar pasukan kesiapan pengamanan VVIP kunjungan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Kendari. Apel tersebut dilaksanakan di Lapangan Tugu Religi MTQ, Selasa (19/3/2024). Foto/ist

1.511 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Kunjungan Wakil Presiden di Kendari

Kendari, Bentara Timur – Sedikitnya 1.511 personel pengamanan gabungan dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ma’ruf Amin dijadwalkan melakukan kunjungan di Kendari pada Rabu (20/3/2024) hingga Kamis (21/3/2024) untuk melakukan pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sultra.

Sebagai kesiapan pengamanan VVIP (very very important person) di Kendari, dilaksanakan apel gelar pasukan kesiapan operasi pengamanan di Lapangan Tugu Religi MTQ, Selasa (19/3/2024). Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Korem 143/HO, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto.

Singgih mengatakan, Polri dan TNI bersinergi dalam kegiatan kesiapan operasi pengamanan VVIP, dan terbagi menjadi 12 sub satuan tugas

“Pengecekan kesiapan pasukan seperti ini sangat penting dilakukan karena kunjungan Wapres RI ke daerah kita adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga kita harus berbuat secara optimal,” ujar Singgih.

AJI Kecam Penahanan Empat Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza, Desak Israel Segera Membebaskan

Ia mengungkapkan, seluruh prajurit TNI-Polri dan satuan tugas pendukung pengamanan VVIP lainnya, harus benar-benar melaksanakan tugas masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Komandan Korem sebagai Komandan Satgas Pengamanan Wilayah membawahi sekitar 12 sub satgas, kami siap melaksanakan pengamanan RI 2 beserta ibu yang melaksanakan kunjungan ke Kota Kendari,” tuturnya.

Singgih menambahkan, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar, maka diperlukan kerjasama dan komunikasi yang terintegrasi dengan semua pihak terkait. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir setiap hambatan dan kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Diharapkan, kepada personel gabungan TNI dan Polri agar segera petakan daerah-daerah yang perlu mendapat pengamanan maksimal dan gelar komunikasi agar rantai komando dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman dan terkendali.

“Laksanakan tugas kita dengan penuh tanggung jawab, ciptakan sinergitas yang solid serta lakukan langkah-langkah preventif dan antisipasi terhadap setiap perkembangan situasi sekecil apapun,” pungkas Singgih.

BPW dan BPD Kerukunan Keluarga Wajo se-Sultra Resmi Dilantik, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi Pembangunan

Penulis : R. Hafid