Kendari, Bentara Timur – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirimkan 891 personel personel untuk membantu pengamanan pemilihan umum (pemilu) 2024 yang tersebar di 8.157 tempat pemungutan suara (TPS) di provinsi itu.
“Total personel yang terlibat dalam pengamanan PAM di Polda Sultra mencapai 891 personel,” kata Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Sultra, Brigjen Pol Dwi Irianto saat memimpin apel persiapan pengamanan TPS di Lapangan Presisi Polda Sultra, Senin (5/1/2024).
Dalam apel tersebut, Wakapolda melakukan pengecekan personel dan distribusi sarana serta prasarana penting. Kegiatan ini menegaskan komitmen Polda Sultra dalam memastikan keamanan dan netralitas personel saat pemilu.
Dalam arahannya, Irianto menekankan perlunya persiapan maksimal bagi personel yang terlibat dalam pengamanan TPS (PAM TPS). Mereka diminta untuk mempersiapkan perlengkapan dinas maupun pribadi sebelum proses serpas yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Februari mendatang.
Selain itu, para personel yang terlibat dalam PAM TPS diingatkan untuk mengetahui dengan jelas lokasi ploting wilayah penugasannya. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi personel yang optimal dan efektif di setiap TPS.
Irianto juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas dan kinerja yang baik selama pelaksanaan tugas di TPS. Ditekankan bahwa personel PAM di TPS tidak diperkenankan mencatat perhitungan suara untuk memastikan integritas dan keabsahan proses pemungutan suara.
“Personel yang bertugas di TPS harus abstain dari pencatatan hasil pemungutan suara, menjaga netralitas dan integritas proses pemilihan,” ujar Irianto.
Rencananya untuk personel Polda Sultra yang melakukan PAM di TPS akan berangkat pada Senin (12/1/2024). Namun, sehari sebelum keberangkatan, apel pengecekan terakhir akan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel secara maksimal.
Sementara itu, polres-polres di Sultra juga sedang mempersiapkan personelnya secara mandiri untuk mengamankan TPS. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pemilihan umum dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang dijunjung tinggi.
Penulis : R. Hafid


