Kendari, Bentara Timur – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP) menjadi calon wali kota yang paling diinginkan untuk memimpin Kota Kendari 2024-2029, berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia.
Dalam survei tersebut AJP unggul dalam berbagai simulasi elektabilitas dibandingkan bakal calon wali kota lain.
“AJP memang terekam unggul dalam semua simulasi calon Wali Kota Kendari. Artinya, memang yang paling diinginkan untuk memimpin Kendari 2024 mendatang,” kata peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro kepada bentaratimur.id, Kamis (16/5/2024).
Baca juga: Hanya AJP Kader Golkar yang Serius Maju Pilwali Kendari
Dalam simulasi top of mind, AJP memperoleh dukungan tertinggi dengan elektabilitas 15,6 persen. Terpaut 3,6 persen dengan Abdul Rasak di posisi kedua 12,0 persen.
Nama-nama yang memiliki elektabilitas rendah. Belum mencapai 10 persen, antara lain, Siska Karina Imran 9,1 persen, Sitya Giona Nur Alam 8,2 persen, Asmawa Tosepu 4,9 persen, dan La Ode Rajab Jinik 2,1 persen.
Baca juga: Pengamat Sebut AJP Kader Golkar Paling Potensial Menangkan Pilwali Kendari
Sementara nama-nama lain memiliki elektabilitas jauh lebih rendah di bawah 2 persen. Responden tidak tahu dan tidak jawab (TT/TJ) masih cukup tinggi mencapai 36,9 persen.
Lalu, dalam simulasi tertutup lima nama, terjadi peningkatan secara signifikan elektabilitas dari sejumlah nama. Utamanya sosok penting meningkatnya prestasi Golkar di pemilihan legislatif (pileg) 2024 kemarin.
Elektabilitas AJP meninggalkan pesaingnya di angka 26,0 persen. Disusul Sitya Giona Nur Alam 17,5 persen, Siska Karina Imran 16,0 persen, Asmawa Tosepu 10,6 persen, dan Abdul Rahman 4,1 persen. Responden TT/TJ sebesar 26,0 persen.
Dalam simulasi empat nama, AJP semakin kokoh di posisi pertama dengan elektabilitas 32,3 persen, diikuti Siska Karina Imran 18,6 persen, Sitya Giona Nur Alam 17,2 persen, dan Abdul Rahman 5,2 persen. Responden TT/TJ sebesar 26,7 persen.
Bahkan, dalam simulasi tiga nama tidak jauh berbeda, AJP tetap unggul di posisi pertama dengan elektabilitas 35,8 persen, Siska Karina Imran 19,1 persen dan Sitya Giona Nur Alam 18,2 persen, Responden TT/TJ sebesar 26,9 persen.
“Ini menunjukkan semakin kecil poros politik, limpahan suara lebih banyak masuk ke AJP,” ujar Bawono.
Untuk diketahui, Survei Indikator Politik Indonesia dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 11 Mei 2024, dengan melibatkan 400 orang responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan atau margin of error 5 persen pada tinggkat kepercayaan 95 persen.
Responden terpilih diwawancarai dengan metode wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih, dan berpengalaman.
Kendali kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali kualitas ini tidak ditemukan kesalahan berarti.
Penulis : R. Hafid

