Bentaratimur.id

Ruksamin

Ruksamin Sebut Bakal Diusung Partai Koalisi Prabowo-Gibran di Pilgub Sultra

Kendari, Bentara Timur – Bupati Konawe Utara, Ruksamin kian matang tarung di pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 27 November 2024. Konsolidasi internal dan eksternal terus dilakukan.

Sosialisasi di tengah masyarakat rutin digelar untuk meningkatkan popularitas, elektabilitas dan menarik simpati calon pemilih. Teranyar, ia mengaku bakal diusung oleh lima partai politik (parpol) koalisi Prabowo-Gibran untuk maju ke gelanggang pertarungan Pilgub 2024.

Ruksamin berkeyakinan mendapatkan dukungan lima parpol itu setelah berkomunikasi dan bertemu langsung dengan Prabowo Subianto. Pertemuan itu dilakukan empat hari yang lalu lewat lobi Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

“Kita ada lima partai koalisi, termasuk PBB. Jadi Golkar 6 kursi, Gerindra 5 kursi, Demokrat 4 kursi, dan terakhir PAN 3 kursi,” kata Ruksamin saat bersilaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Kota Kendari, Sabtu (30/3/2024).

Khusus di Partai Demokrat, Ruksamin mengaku telah mengambil formulir pendaftaran calon gubernur dan bakal segera mengembalikan forumulir tersebut beserta syarat-syarat yang diperlukan.

Setahun Prabowo: Mengulang 3 Dekade Kegagalan ‘Food Estate’

“Saya sudah mengambil formulir di Demokrat, dan insyaallah kami akan mengembalikan berkas beserta beberapa syarat lainnya seperti hasil survei dan pasangan serta dukungan partai politik,” bebernya,

Selain itu, Ruksamin juga mengaku melobi sejumlah partai pengusung Anies-Muhaimin. Ia pun meyakini akan melanggenng menjadi calon Gubernur Sultra karena sukses mendapatkan 4 kursi PBB di DPRD Sultra.

“PBB mendapatkan 4 kursi di DPRD Sultra pada pemilu lalu. Ini menjadi modal kuat bagi pencalonan saya, karena tinggal membutuhkan setidaknya 5 kursi lagi untuk bisa maju ke tahapan pencalonan,” ujar Ketua DPW PBB Sultra itu.

Ruksamin juga menyebut, telah berkomunikasi dengan 14 kandidat bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi dirinya. Meski begitu, ia enggan membeberkan nama-nama tersebut.

“Saya tidak pernah memetakan daratan dan kepulauan. Terserah, nanti kita akan lihat, karena Ruksamin menjadi guberbur bukan gubernurnya orang daratan atau pun orang Tolaki, tapi Gubernur Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

100 Hari Kerja Andi Sumangerukka–Hugua: Publik Puas, Tapi Pembangunan Masih Perlu Dikebut

Penulis : R. Hafid