Kendari, Bentara Timur – Ibrahim, warga Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, terlihat sumringah ketika Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP) berkunjung ke daerah itu untuk melaksanakan reses masa sidang 1 tahun 2023-2024, Sabtu (27/1/2024).
Saat AJP mempersilahkan kepada warga Kelurahan Sanua untuk menyampaikan aspirasinya, Ibrahim sontak mengangkat tangan. Tapi bukan pertanyaan yang diajukan. Ia malah menyampaikan terima kasih kepada AJP.
Ibrahim bilang, AJP merupakan anggota DPRD yang peduli dan peka terhadap masyarakat. Ia mengaku, belum pernah melihat wakil rakyat sepeduli Ketua Badan Pemenengan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sultra itu.
“Saya berterima kasih atas bantuan sumur bor. Kita minta langsung dieksekusi oleh beliau. Tidak ada yang seperti ini,” kata Ibrahim.
Baca juga: Reses di Kelurahan Sanua, Wujud Komitmen AJP Perjuangkan Aspirasi Warga
Ucapan terima kasih juga disampaikan warga Kelurahan Sanua, Sam Rais. Ia berterima kasih kepada AJP karena sudah melakukan pengerukan Kali Pasar Kota Kendari, yang berada diantara Kelurahan Dapu-Dapura dan Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, yang sudah mengalami pendangkalan.
Sam Rais mengatakan, selama ini pejabat maupun anggota DPRD tidak ada yang peduli soal pendangkalan Kali Pasar Kota Kendari. Akibatnya, setiap hujan turun wilayah mereka kebanjiran.
“Terima kasih pak Aksan. Sudah lama tidak ada yang datang dan peduli soal pendangkalan drainase,” ujar Sam Rais.
Baca juga: Aksan Jaya Putra Turunkan Alat Berat untuk Normalisasi Kali Pasar Kota
Menanggapi itu, AJP menjelaskan sudah menjadi kewajiban anggota DPRD untuk merespon aspirasi, keluhan dan permasalahan warga agar memberikan solusi sesuai kewenangan yang dimiliki anggota DPRD. “Kami selaku wakil rakyat memiliki kewenangan meski terbatas, namun harus digunakan secara maksimal untuk kepentingan rakyat, salah satunya melalui reses,” ujar anggota Komisi II DPRD Sultra itu.
Sekadar diketahui, pada tahun 2022 lalu, AJP menurunkan sejumlah alat berat untuk menguruai permasalahan Kali Pasar Kota Kendari.
Alat berat diturunkan untuk mengeruk kali sepanjang 300 meter tersebut yang sudah mengalami pendangkalan. AJP mengatakan, normalisasi kali atas permintaan masyarakat ketika dirinya melakukan reses di daerah itu.
Penulis : R. Hafid


