Kendari, Bentara Timur – Pengabdian tanpa batas. Kalimat itu menggambarkan sosok duet legislator, Aksan Jaya Putra dan Andi Sulolipu atau yang dikenal dengan akronim AJP-ASLI.
Setelah melakukan pengabdian dalam membangun daerah melalui parlemen, AJP-ASLI kini memutuskan maju bertarung pada pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari 2024.
AJP yang berstatus anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mantap mewakafkan diri untuk membangun Kendari. Padahal, Ketua DPD Ormas MKGR Sultra itu terpilih lagi untuk mewakili masyarakat Kendari di parlemen Sultra periode 2024-2029.
Pengalaman menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Kendari sudah cukup bagi AJP untuk mengetahui seluk beluk permasalahan kota dan solusinya.
Baca juga: 20 Program Kerja Prioritas AJP untuk Bangun Kota Kendari
Selama pengabdiannya di parlemen, bapak dua anak itu pun telah menjalankan tugas dengan baik.
Fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dilaksanakan AJP dengan optimal untuk memastikan kemajuan daerah dan kesejahteraan warga Kendari.
Hanya saja, kewenangannya sangat terbatas jika hanya berstatus anggota dewan. Dengan maju Pilwali Kendari 2024, maka ruang pengabdian lebih luas menanti.
Untuk itu, AJP sudah membulatkan tekad untuk berkontestasi pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Tujuannya mulia. Ya, untuk mengabdi membangun tanah kelahirannya, dengan gagasan Kendari BISA yakni, Berdaya saing, Inovatif, Sejahtera, dan Aman.
“Bismillah, saya sudah siap maju untuk membangun tanah kelahiran, Kota Kendari tercinta. Tentunya tidak akan mudah, butuh banyak pengorbanan, harus kerja ekstra dan menjalin sinergitas semua pihak,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra ini kepada bentaratimur.id, Rabu (24/7/2024).
Baca juga: AJP dan Strateginya Maksimalkan Pengelolaan Parkir untuk Mendogkrak PAD Kota Kendari
Kendari BISA yang dijabarkan dalam 20 program unggulan siap direalisasikannya bersama pasangannya ASLI. Berstatus anggota DPRD Kendari dengan segudang pengalaman, ASLI juga telah mantap mewakafkan dirinya untuk medan pengabdian yang lebih luas.
AJP mengatakan, keputusan menggandeng ASLI dilatari ragam pertimbangan matang. Selain kesamaan visi mewujudkan Kendari BISA, duet legislator ini juga merupakan representasi ideal bagi perwakilan masyarakat di Kendari, yang dikenal sangat beragam.
AJP-ASLI merupakan pasangan kandidat perwakilan Tolaki-Bugis yang saling melengkapi. Seperti sudah menjadi tradisi, kepemimpinan di Kendari selalu diduduki perpaduan kedua etnis tersebut. Lihat saja, komposisi pasangan kandidat terpilih sebelumnya yakni Asrun-Musaddar dan Adriatma-Sulkarnain.
Bersatunya AJP dan ASLI sebagai pasangan kandidat menjadi penyatuan keberagaman. Pasangan kandidat yang telah mengamankan dukungan PPP itu pun menjadi simbol diversity Kendari.
Terlepas dari itu, AJP-ASLI memiliki banyak persamaan. Dari tanah kelahiran dan visi membangun Kendari.
Pemimpin Cerdas dan Merakyat
Elektabilitas AJP-ASLI yang terus menguat menjelang Pilwali Kendari 2024, tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung. Selain hadir sebagai simbol keberagaman, kedua pasangan kandidat ini memiliki ‘magnet’ karena sosok kepemimpinannya yang cerdas dan merakyat.
AJP diketahui memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi. Lulusan kampus asal Australia itu juga dikenal sebagai pengusaha sukses. Meski demikian, kepribadian suami dari Anawai Inuanggi Silondae itu selalu membumi.
Kepemimpinan AJP juga selalu diidolakan generasi muda, termasuk milenial dan gen Z. Itu karena Ketua Bappilu Golkar Sultra itu sangat anti-birokrasi dan tidak bergantung pada bayang-bayang kesuksesan keluarga. Di mata milenial, AJP merupakan pemimpin visioner dan memiliki pemikiran solutif.
Kordinator Sahabat Kendari BISA (SKB), Ihramsyah mengungkapkan, kepemimpinan AJP disenangi anak muda karena hadir tanpa menggurui dan merakyat. Juga selalu memperhatikan aspirasi dan kebutuhan generasi muda, sebagai tonggak estafet membangun daerah di masa yang akan datang.
“AJP selalu terbuka terhadap masukan dan ide-ide konstruktif dari masyarakat, terutama dari kalangan millenial dan Gen Z. AJP merupakan sosok yang mau mendengar dan berdialog untuk mencari solusi bersama,” ujar Ihramsyah.
Tidak berbeda dengan AJP, kepemimpinan ASLI pun selama ini dikenal merakyat. ASLI yang memiliki banyak kerabat ‘jenderal’, tidak memanfaatkan kelebihan itu.
Bapak empat anak itu merintis karirnya sendiri dari bawah. Ditambah lagi tempaan keluarga militer membuatnya lebih mandiri.
Punya Segudang Pengalaman dan Prestasi
Salah satu nilai lebih AJP-ASLI dibandingkan kandidat lain yakni, pasangan kandidat ini memiliki banyak pengalaman dan prestasi. Berstatus anggota DPRD Sultra, AJP sedikit banyak tahu mengenai persoalan pemerintahan.
Ditambah lagi dengan latar belakangnya sebagai pengusaha, yang membuat AJP memiliki keunggulan dalam koneksi untuk menarik investasi dari dalam dan luar negeri. Selain itu, pergaulannya cukup luas karena mengenyam pendidikan tinggi di Australia.
AJP juga kenyang pengalaman di organisasi. Ia pernah memimpin Gapeknas Kendari, dan menjadi wakil ketua di sejumlah organisasi profesi seperti HIPMI, KADIN, dan ASITA. Lalu, untuk saat ini AJP berstatus Ketua DPD Ormas MKGR Sultra, pengurus DPP Lembaga Adat Tolaki, dan Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Tolaki.
Prestasi AJP pun terbilang cukup beragam. Di Golkar, dirinya dikenal punya dedikasi dan loyalitas tinggi. Dibuktikan dengan mengantarkan Golkar meraih suara signifikan. Ia tetap maju pada pemilihan legislatif 2024 lalu, meski fokusnya maju di Pilwali Kendari.
Prestasi individu AJP juga banyak datang dari mitra media. Kendari Pos berulang kali memberikan penghargaan kepada AJP, antara lain yakni, politisi inspiratif, legislator muda visioner, tokoh perubahan dan banyak lainnya. Juga ada sederet penghargaan dari Harian Rakyat.
Tidak jauh berbeda, ASLI juga mempunyai banyak pengalaman dan prestasi di luar pengabdiannya sebagai anggota DPRD Kendari. Lulusan SMAN Mandonga itu banyak berkecimpung di organisasi pencegahan dan penanggulangan korban narkoba, sewaktu berdomisli di Makassar.
ASLI bahkan pernah mengemban amanah sebagai Konsultan Rehabilitasi Narkotika di Balai Rehabilitas BNN Baddoka Makassar Tahun 2012-2014.
Selanjutnya, ia menjabat Ketua Yayasan Kelompok Peduli Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat Terlarang (YKP2N) Makassar Tahun 1999-2020 dan Sekjen Forum Rehabilitas Sosial (FORSOS) NAPZA Indonesia Tahun 2018-2020.
Jadi tunggu apalagi, mari rapatkan barisan mewujudkan Kendari BISA bersama AJP-ASLI.
Editor : R. Hafid