Andoolo, Bentara Timur – Tim Opsnal Resmob dari Unit IV Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama dengan Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan pengecekan dan pemeriksaan fisik kendaraan dinas Camat Baito yang mengalami keretakan pada kaca tengah bagian kiri yang diduga kena tembakan.
Pemeriksaan ini dilakukan pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.30 WITa di Polsek Baito, Desa Baito, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Dirkrimum Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, beserta Tim Opsnal Resmob, personel Satreskrim Polres Konawe Selatan, dan Kapolsek Baito.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Katim Bidlabfor Kompol Ari, didampingi Iptu Budiaman dan Aipda Rizal.
Kabid Humas Polda Sultra, Iis Kristian mengatakan, saat olah tempat kejadian perkara (TKP) pihaknya lebih dulu melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Kemudian sebagai langkah pendalaman, Tim Bidlabfor Polda Sulsel menggelar reka adegan untuk memahami lebih lanjut kemungkinan penyebab keretakan tersebut.
Iis bilang, tim Bidlabfor juga telah mengumpulkan data dan sampel dari kaca yang retak untuk dilakukan uji lebih lanjut di laboratorium.
“Hasil uji laboratorium akan menjadi bahan pembanding dalam menentukan penyebab pasti kerusakan kaca tersebut,” kata Kabid Humas Polda Sultra dalam keterangannya.
Iis menambahkan, Tim Opsnal Resmob akan terus melakukan monitoring terkait situasi di wilayah Konawe Selatan untuk memastikan kondisi tetap kondusif.
Diketahui mobil tersebut diduga ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melintas di jalan poros Desa Baito, Kecamatan Baito, pada Senin (28/10/2024). Akibat kejadian tersebut, kaca bagian tengah mobil bermerek Terios itu mengalami retak. Saat itu, mobil dinas Camat Baito tersebut, dikendarai oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Baito, yang juga Penjabat Kepala Desa Ahuangguluri, Herwan Malengga.
Herwan menjelaskan, awalnya meminjam mobil dinas Camat Baito pada sekira pukul 13.00 WITa dengan tujuan ke rumahnya di Amasara. Lalu saat di perjalanan untuk kembali ke kantor sekira pukul 14.00 WITa, dirinya mendengar suara benturan keras pada kaca jendela pintu mobil sebelah kiri yang membuatnya kaget.
Ia pun menghentikan kendaraannya sekitar 10 meter dari tempat bunyi keras tersebut untuk melakukan pengecekan pada kendaraan tersebut. Setelah diperiksa ternyata ada retak pada kaca pintu belakang sebelah kiri.
“Pada saat saya berhenti, saya tidak dengar ada suara tembakan, cuma ada bunyi keras pada bagian kaca dan saya juga tidak melihat ada orang di sekitar saya, mungkin itu hanya suara akibat burung yang menabrak kaca mobil,” ungkap Herwan.
Kemudian karena kejadian tersebut, Herwan mengontak Camat Baito untuk memberitahu bahwa ada kerusakan pada kaca mobil dinas.
“Itu saja yang saya bisa klarifikasi, kalau saya mohon maaf saya tidak lihat adanya penembakan. Tolong jangan dipercaya kalau ada yang mengatakan itu tembakan,” ujar Herwan.
Editor : R. Hafid

